Inilah 866 Tafsir Mimpi Anda
-
Sahabat BLOG ANCI 9381, Berikut ulasan dari makna mimpi anda selama ini,
silahkan lihat dibawah ini : 1. Mimpi rambutnya putih : Akan cepat
beruntung dalam...
13 tahun yang lalu
LATERBRO.COM
TIPS AGAR STATUS AKUN FACEBOOK ATAU TWITTER ANDA TERUPDATE SECARA OTOMATIS
Tidak ada yang pernah mengatakan perceraian itu mudah. Bahkan tak sedikit pula yang merasa terpuruk karenanya. Namun, haruskah hidup Anda berakhir demikian? Life must go on, ladies! Berikut adalah tips bagi mereka yang mengalami perceraian, seperti dilansir The Stir Cafe Mom.
1) Ingat, Anda bukan penyebab dari perceraian itu!
Berhenti menyalahkan diri sendiri dan berusaha untuk move on dari kegagalan rumah tangga.
2) Anda tidak gagal!
Banyak dari kita merasa gagal karena tidak dapat mempertahankan biduk rumah tangga. Ini semacam perasaan yang entah kenapa tertanam dalam di diri kita. Percayalah, ini bukan akhir dari segalanya.
3) Lakukan sesuatu yang membuat Anda bahagia
Apa makanan favorit Anda? Hobi kesukaan? Lakukan apa saja yang bisa membuat hati Anda bahagia. Kegiatan yang membuat perasaan Anda lebih nyaman.
4) Bertemu sabahat dan keluarga
Jangan mengisolasi diri. Keluarlah dan hirup udara segar di luar ruangan. Habiskan waktu bersama keluarga dan sahabat terdekat.
5) Melakukan hal baru
Mencoba hal baru adalah cara terbaik untuk menghilangkan kegalauan. Sekarang, Anda bebas melakukan apa pun yang Anda suka. Tak terbatas waktu dan ruang.
Perceraian bukan akhir dari segalanya. Meski menyisakan luka, kejadian ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi Anda. Kelak, Anda bisa membina hubungan yang lebih baik dengan pasangan. [des]
Tak ada yang lebih menyakitkan hati dibandingkan jika pasangan kita berselingkuh. Begitu banyak informasi yang tersedia mengenai apa yang harus Anda lakukan bila suami berselingkuh, namun amat sedikit yang menulis tentang hal-hal yang tidak boleh Anda lakukan.
Jika Anda belum yakin 100 persen bahwa suami Anda berselingkuh, sebelum mengambil keputusan penting, sebaiknya fokuskan perhatian terlebih dahulu pada apa yang TIDAK boleh Anda lakukan. Hal ini sulit karena biasanya wanita akan bersikap membabi buta bila mengetahui suami mereka berselingkuh. Ketika perasaan marah, sakit hati, dan keinginan membalas dendam berkecamuk, pikiran sehat sering tersampingkan. Berikut ini 5 hal yang TIDAK boleh dilakukan, lengkap dengan alasannya.
1. Jangan mengusir atau meninggalkannya
Sebagai langkah pertama, hindari mengusir suami, apalagi meninggalkannya. Kedua hal ini merupakan hal terakhir yang boleh Anda lakukan kalau memang diperlukan. Saat ini yang perlu dilakukan adalah memerhatikan dan mengawasi apa yang terjadi, sambil mengumpulkan fakta. Hal ini lebih mudah dilakukan bila Anda masih tinggal di dalam satu rumah. Jika Anda mengusirnya atau Anda yang meninggalkan rumah, akan sulit melacak apa yang dilakukannya.
2. Jangan ceritakan kepada semua orang
Wajar bila Anda ingin menceritakan perselingkuhan suami pada seseorang atau mencari dukungan, baik dari teman ataupun keluarga. Tetapi berhati-hatilah dengan apa yang Anda ceritakan. Bila Anda bercerita pada teman wanita, biasanya dia akan menceritakan lagi pada teman yang lain. Pastikan orang yang Anda jadikan tempat curhat adalah orang yang benar-benar bisa dipercaya dan mau memegang teguh rahasia. Sebaiknya jangan menceritakannya kepada teman lelaki Anda karena hal ini akan membuat situasi lebih sulit karena tak jarang mereka akan mengambil kesempatan.
3. Jangan pura-pura tidak terjadi apa-apa
Bila Anda bersikap mengabaikan, hal ini hanya akan membuat situasi semakin buruk. Sepedih apa pun rasanya mengetahui suami berselingkuh, Anda tetap harus menghadapi kenyataan. Mengabaikan ketidaksetiaannya memberi peluang kepadanya untuk tetap menikmati perselingkuhannya. Berpura-pura tidak ada perselingkuhan yang dilakukan oleh suami akan membuatnya berpikir Anda tidak berkeberatan dan menerima perselingkuhan yang dilakukannya. Pada saat-saat tertentu Anda harus dengan tegas mengatakan kepada suami, Anda mengetahui perselingkuhannya dan memintanya dengan tegas untuk menghentikan perselingkuhannya.
4. Jangan mengkonfrontirnya tanpa bukti
Banyak ahli berpendapat, Anda harus mengkonfrontir suami mengenai perselingkuhannya. Tetapi untuk pelaksanaannya, Anda harus mempunyai rencana matang. Pilih waktu dan tempat yang aman agar pembicaraan tidak mendapat gangguan. JANGAN tanyakan kepada suami apakah dia berselingkuh. Dia pasti tidak akan mengaku. Perlihatkan bukti-bukti yang sudah Anda kumpulkan baik berupa nama, tanggal, tempat, telepon, dan lainnya. Lalu ajukan beberapa pertanyaan kepadanya, semisal mengapa dia melakukannya, bagaimana awal mula kejadiannya, berapa lama perselingkuhan ini sudah terjadi, bagaimana perasaannya terhadap selingkuhannya, dan apa yang akan dilakukannya setelah Anda mengetahui perbuatannya.
5. Jangan terobsesi pada selingkuhannya
Wajar saja bila Anda ingin tahu tentang jati diri wanita itu, tapi jangan sampai waktu dan tenaga Anda terbuang hanya karena wanita tersebut. Jangan terobsesi pada keingintahuan Anda terhadap apa yang mereka lakukan secara rinci. Konsentrasikan pikiran pada bagaimana cara mengatasi masalah ini untuk Anda berdua. Jangan permalukan atau membuat frustrasi diri Anda dengan menyebut bahkan melabrak wanita selingkuhannya dan menuntut wanita tersebut meninggalkan suami Anda. Dia tidak berkewajiban untuk mengikuti perintah Anda.
Mengganggu atau mengancamnya malah akan membahayakan Anda. Bila salah langkah malah bisa menyeret Anda ke pengadilan. Menghina, mengeritik, atau meremehkannya justru akan membuat suami Anda membelanya. Anda akan membuat hubungan mereka semakin dekat. Lupakan wanita selingkuhannya dan pusatkan tenaga serta usaha Anda untuk mengembalikan pernikahan Anda seperti semula.
Sahabat #GudangTipsKita - Dalam pelaksanaan pesta pernikahan tidak jarang para pasangan kemudian menguras tabungan untuk mendapatkan pesta terbaik mereka. Sebenarnya banyak cara untuk menghemat anggaran tanpa harus mengurangi esensi pesta tersebut.
Dikutip dari situs VIVANEWS.COM (04/06/2012), Pesta pernikahan untuk calon pengantin, adalah yang paling ditunggu. Pastinya keduanya menginginkan sebuah pernikahan yang paling berkesan.
Anda dapat memangkas dari beberapa hal berikut:
1. Dekorasi ramah anggaran
Cari referensi dari majalah atau situs pernikahan. Dari sini Anda akan banyak mendapatkan ide kreatif untuk dekorasi ruangan dan pelaminan yang menarik.
Mulai dari yang terkesan mewah, klasik, fun, hingga minimalis. Tiru penataan dekorasinya, Anda cukup mengganti centerpieces dengan bunga yang lebih murah, misalnya. Atau mengganti vas mewah dengan vas bening yang ditambahkan bebatuan putih, atau mengisinya dengan air dengan bunga atau lilin yang mengapung di dalamnya. Ini sangat romantis!
2. Jadi wedding planner pribadi
Siapa bilang meyerahkan acara pernikahan ke WO akan mengurangi tingkat stress Anda. Ada baiknya Anda merencanakan pesta pernikahan sendiri, toh waktu untuk persiapan juga terbilang lama bukan? Anda pun bebas mewujudkan impian pesta yang diinginkan.
3. Make up sendiri
Ini adalah cara paling cerdas mengurangi biaya pernikahan. Kita juga tahu, perbedaan make up dan penataan rambut yang sering kita gunakan ke pesta dengan saat pernikahan hanya terletak pada biaya yang dikeluarkan.
Jadi mengapa tidak melakukannya sendiri saja. Tinggal menambahkan aksesori rambut yang mencolok untuk tampil sebagai ratu sehari. Atau biarkan wajah dengan riasan natural, ini justru membuat Anda tampil lebih cantik. Poleskan lipstick dengan warna mewah untuk menyempurnakan riasan. Aura kebahagiaan Anda sudah memancarkan kecantikan.
4. Menyewa gaun pengantin
Tidak perlu repot berburu kain mahal untuk membuat gaun pernikahan. Tidak perlu juga meluangkan waktu bolak-balik untuk melakukan fitting, yang hanya akan menghabiskan hari Anda.
Datang ke bridal butik yang menyewakan gaun pengantin. Anda dapat memilih model yang sesuai, biasanya mereka juga menyediakan konsultan yang akan membantu memilihkan gaun yang paling sesuai untuk Anda. Seberapa mahalnya menyewa gaun, tetap lebih hemat dibandingkan dengan membuatnya secara khusus.
5. Pilih tempat klasik
Memilih tempat klasik dengan pemandangan alami untuk pernikahan justru banyak diminati sekarang ini. Selain lebih berkesan, suasananya pun menjadi lebih santai. Taman, atau tempat terbuka lainnya. Keindahan alamnya sudah cukup untuk mengurangi biaya dekorasi.
Sahabat #GudangTipsKita - Bagi anda para Pengantin baru, mengatur keuangan dalam rumah tangga bukanlah hal yang mudah. Kurangnya pengalaman dan kebiasaan lama seringkali menjadi kendala. Simak beberapa tips menghemat pengeluaran dalam rumah tangga, seperti yang dikutip situs WOLIPOP.COM dari eHow berikut ini :
1. Buat Catatan Pengeluaran Pribadi
Jadikan catatan ini seperti diary atau jurnal pribadi. Tulis hal-hal apa saja yang telah Anda beli selama bulan ini. Di akhir bulan, Anda bisa me-review catatan tersebut. Catatan itu juga bisa menjadi bahan introspeksi diri saat Anda membeli sesuatu over-budget.
2. Gunakan Metode Amplop
Jika takut uang yang Anda pegang akan terpakai untuk hal-hal yang kurang penting, coba gunakan amplop untuk menyimpannya. Tuliskan kegunaan uang di amplop misalnya bayar listrik, belanja kebutuhan bulanan, membayar sekolah anak-anak dan sebagainya. Pisahkan tiap-tiap amplopnya, sehingga pengeluaran yang utama tidak terbengkalai. Sisanya bisa Anda gunakan untuk berwisata atau menabung.
3. Pilah-pilih Pengeluaran
Pendapatan Anda dan pasangan tidak sesuai pengeluaran? Inilah saatnya memangkas pengeluaran dengan memilih skala prioritas. Misalnya jika biasanya Anda memiliki jadwal makan malam di restoran mewah pada dua minggu sekali, coba ubah menjadi satu bulan sekali.
4. Menabung
Jika saat single Anda biasa nge-gym di tempat yang mewah, facial dua minggu sekali di salon ternama dan sebagainya, sebaiknya kurangi kegiatan tersebut. Sebagai gantinya, Anda bisa melakukan olahraga dengan cara jogging bersama keluarga atau membeli DVD aerobic dan melakukannya sendiri di rumah.
Tak ada salahnya juga untuk investasi alat-alat olahraga seperti treadmill. Pengeluaran ini akan jauh lebih kecil ketimbang membayar keanggotaan gym eksklusif.
Pernahkah Anda mendapati pasangan yang sama sekali tidak pernah bertengkar? Rasanya hampir mustahil, karena setiap hubungan asmara, pasti akan selalu diwarnai masalah dan pertengkaran dan hal itu sangat wajar.
Pertengkaran memang tak terelakkan dalam kehidupan asmara. Tapi yang terpenting adalah, bagaimana kita menyikapi masalah, perdebatan atau pertengkaran yang terjadi. Jangan sampai kita salah bersikap yang bisa membuat hubungan renggang dan akhirnya putus. Dikutip dari She Knows, ini dia tips agar pertengkaran tak terus berlarut-larut.
1. Jangan Memperlebar Masalah Kesalahan yang sering terjadi saat pasangan bertengkar adalah, seringkali mereka mengungkit hal-hal yang melenceng jauh dari masalah utamanya. Tindakan itu bukannya membuat pertengkaran mereda, tapi justru memperparah. Usahakan untuk fokus pada isu yang saat ini sedang dihadapi, bukan masalah di masa lalu atau hal-hal kecil yang bisa memperuncing pertengkaran.
Setiap kali Anda merasa akan mengeluarkan komentar yang keluar dari konteks permasalahan, berhentilah bicara dan tarik napas dalam-dalam. Dengan begitu, Anda bisa tetap fokus dan masalah pun jadi cepat terselesaikan.
2. Berhenti Sejenak Ada kalanya kita tidak dapat mengendalikan emosi, sekeras apapun usaha yang dilakukan untuk menahannya. Tapi sebenarnya ada cara agar emosi Anda tidak meledak-ledak dan menjaga Anda tetap berpikir rasional. Ketika Anda merasa emosi sudah mulai memuncak, minta waktu pada pasangan untuk berhenti sejenak.
Tidak ada aturan semua masalah dalam percintaan harus diselesaikan di tempat dan saat itu juga. Katakan Anda butuh waktu untuk diam dan menenangkan pikiran, sehingga keputusan apapun yang akan diambil nanti sudah melalui pemikiran yang matang, bukan karena keputusan spontan karena dilingkupi emosi. Tidak perlu sampai berhari-hari, cukup lima menit atau beberapa jam untuk mengembalikan Anda berdua pada akal sehat dan perspektif yang lebih segar.
3. Perhatikan Nada Suara Saat sama-sama dalam suasana yang memanas, orang jadi lebih mudah bersikap sarkastik dan meninggikan nada suara. Baik secara sengaja atau spontan, hal itu dilakukan semata-mata untuk menunjukkan dominasi, agar suaranya lebih didengar dan untuk mempertahankan argumennya.
Namun pada kenyataannya, jika masing-masing pasangan tidak mau menurunkan egonya, yang terjadi justru pertengkaran bertambah dahsyat. Ketika nada Anda mulai meninggi, cobalah berusaha melambatkan pengucapan dan pelankan suara. Hindari juga melontarkan kata-kata kasar. Semakin Anda berkonsentrasi terhadap cara bicara, akan lebih mudah menjaga suara tetap normal dan meredakan pertengkaran yang memanas.
4. Hindari Bahasa Tubuh yang Negatif Menyilangkan tangan, berdiri memunggungi lawan bicara, bertolak pinggang dan menunjuk-nunjuk wajah pasangan hanya akan membuat Anda terlihat semakin marah dan tidak dapat 'dijangkau'. Bahasa tubuh negatif tersebut juga bisa meningkatkan emosi sehingga amarah pasangan bisa semakin memuncak.
Daripada menunjukkan pose tubuh agresif, berdirilah dengan sikap yang netral, tangan di samping, bertatap muka dengan pasangan cobalah setenang mungkin. Pertengkaran memang bisa memusingkan dan membuat stres sehingga Anda pun sulit untuk rileks. Tadi setidaknya cobalah untuk terlihat tenang agar Anda dan pasangan bisa berkompromi.
5. Ubah Mood Anda dan Pasangan Menyelipkan candaan saat bertengkar? Mungkin kedengarannya aneh. Pasangan mungkin juga akan mengernyitkan dahi atau menaikkan alis begitu mendengar kelakar Anda saat berdebat. Tapi cara tersebut bisa saja menurunkan ketegangan dalam pertengkaran.
Bukan menyarankan Anda melawak atau melucu, tapi mungkin menggunakan istilah atau frase yang tidak biasa. Misalnya, "Sampai Lebaran Monyet, masalah ini tidak akan selesai kalau kita saling ngotot", atau "Sikap kamu kadang membuat Aku bingung tujuh keliling". Dengan begitu, ketegangan jadi sedikit mencair dan lebih mudah bagi Anda berdua untuk menyelesaikan argumen tanpa harus memarahi satu sama lain.
Menjelang pernikahan, tidak jarang calon pengantin dilanda rasa grogi, stres atau panik. Mereka khawatir apakah pernikahan akan berjalan lancar atau tidak.
Hal itu sangatlah wajar. Tapi yang perlu dilakukan adalah tetap tenang dan yakin bahwa Anda dan pasangan sudah melakukan yang terbaik dan memastikan semuanya berjalan lancar. Bagaimana caranya agar tenang? Ketika hari pernikahan sudah dekat, inilah yang sebaiknya Anda lakukan, seperti yang dikutip dari All Women Stalk.
1. Jalani Kegiatan dengan Normal Stres jelang pernikahan bisa diatasi dengan menjalani kegiatan Anda dengan normal, seperti yang sehari-hari dilakukan. Minimal sehari sebelum pernikahan, berendamlah dengan air hangat, yoga, meditasi, jogging atau membaca koran yang biasa Anda lakukan tiap pagi. Melakukan hal-hal 'normal' dalam keseharian, akan membantu tetap fokus pada satu hal sehingga mengurangi ketegangan saat menghadapi hari 'H' keesokannya.
2. Makan Sarapan yang Benar Saat panik, biasanya selera makan berkurang. Meskipun Anda tidak merasa lapar, usahakan mengisi perut walau hanya sedikit. Makan bisa jadi salah satu cara untuk tetap tenang menyambut hari pernikahan Anda. Konsumsilah makanan mengandung karbohidrat dan protein. Setangkup roti dengan selai kacang, omelet, yoghurt, sereal atau buah-buahan bisa jadi pilihan tepat. Makanlah saat pagi sebelum akad nikah atau upacara pernikahan.
3. Buat Jadwal Agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan pada hari pernikahan, buatlah daftar keperluan atau jadwal kegiatan Anda sendiri. Selain memastikan semuanya sudah beres, juga bisa mengalihkan kepanikan. Daftar tersebut bisa Anda buat beberapa hari sebelum pernikahan. Tulislah nomor-nomor telepon penting (penghulu, gedung, katering, wedding organizer, dan lain-lain), pukul berapa Anda harus sampai di tempat, jadwal acara, tamu undangan yang sangat diharapkan untuk datang, dan sebagainya.
4. Datang Lebih Awal Datanglah ke gedung atau tempat pernikahan dua jam lebih awal sebelum acara. Waktu luang ini bisa dimanfaatkan untuk mengecek riasan wajah, memeriksa jika ada jahitan atau kancing yang terlepas pada gaun pengantin, atau pengaturan terakhir untuk pemotretan. Jika ada pengiring pengantin, minta mereka datang lebih awal dari Anda. Misalnya ada dua pengiring pengantin, maka mereka harus datang empat jam lebih awal. Mereka juga harus dirias dan berpakaian yang sesuai.
5. Lakukan Sendiri Meskipun banyak orang yang membantu persiapan pernikahan Anda, ada hal-hal tertentu yang jauh lebih baik jika Anda urus sendiri. Misalnya mengatur jadwal acara (bisa didiskusikan bersama dengan wedding organizer), memastikan cincin pernikahan sudah diambil dari toko, atau mengecek apakah gaun pernikahan sudah rapi. Dengan begitu, Anda tidak perlu menglhawatirkan hal-hal kecil saat hari pernikahan tiba.
6. Minum Air Minumlah air putih sebanyak mungkin agar Anda terbebas dari dehidrasi dan sediakan selalu minuman di dekat Anda. Hal ini akan membuat Anda bernapas secara lebih teratur dan tenang.
7. Dengarkan Musik Saat hari H, cobalah dengarkan musik dari iPod atau MP3 Player. Tapi jangan diputar saat Anda sudah naik pelaminan atau satu menit sebelum akad nikah. Dengarkanlah musik saat Anda dimake-up, atau mengenakan baju pernikahan.
Ada banyak cara untuk menjaga pernikahan Anda selalu romantis. Salah satunya dengan mengirim pesan teks. Seperti yang dikutip dari associatedcontent, berikut beberapa cara dan manfaat mengirimkan pesan teks terhadap kehangatan rumah tangga Anda dan pasangan.
Biarkan pasangan tahu bahwa Anda sedang memikirkan dirinya Mengirim pesan teks berupa SMS, blackberry messenger atau email merupakan cara terbaik untuk melakukan hal romantis sepeti ini. Memberitahu pasangan bahwa Anda sedang memikirkannya dapat memperkuat hubungan.
Buat jadwal kencan melalui pesan teks Merancang waktu yang tepat untuk berkencan melalui pesan teks merupakan cara halus untuk membuat pasangan lebih bersemangat untuk menemui Anda sesusai pulang kerja. Siapa yang tak senang, menerima pesan teks yang berisi ajakan untuk melepas penat?
Membantu Anda untuk tetap berhubungan Kesibukan seringkali menjadi 'kerikil' dalam rumah tangga. Fisik serta pikiran yang lelah setelah bekerja membuat Anda atau pasangan melupakan waktu untuk menceritakan kegiatan sehari-hari. Jika Anda termasuk pasangan yang sibuk, pesan teks bisa bantu atasi masalah ini. Hanya dengan SMS, Anda bisa mengetahui apa yang sedang dikerjakan pasangan, tanpa harus terlihat cerewet.
Meningkatkan keintiman Cobalah untuk menggoda pasangan dengan mengirimkan pesan teks 'nakal', maka ia pun tak akan bisa berhenti memikirkan Anda sepanjang hari. Selain itu, sesekali kirimkan juga pesan teks berisi pujian seperti 'betapa beruntungnya Anda memiliki suami seperti dirinya'.
Pesan santai Keuntungan dari mengirimkan pesan teks adalah sifatnya yang santai. Menggunakan pesan singkat untuk menanyakan kabar atau saling menggoda dapat membuat hubungan rumah tangga terasa seperti di awal pernikahan. Tapi ingat, terlalu sering mengirimkan pesan teks sangatlah mengganggu. Oleh karena itu, kirimlah pesan singkat sesekali saja.
ANDA pernah merasa marah baget ketika ada orang yang marahin agan tanpa sebab? Ato pacar agan marah tanpa sebab terus minta putus? Pastinya agan akan emosi banget. Di saat-saat penuh amarah seperti itu, perlu beberapa upaya untuk mengatasi amarah tersebut agar tidak menimbulkan pertengkaran ato bahkan permusuhan. Ada beberapa tips yang mungkin bisa agan terapkan untuk menanggulangi marah/emosi tersebut: 1. PERGI Kalo emosi udah melesut sampe ke ubun-ubun, yang paling gampang adalah menjauhkan diri sejenak dari situasi yang bikin emosi tersebut. Biasanya “ATMOSFER” yang berbeda bisa sedikit membawa ketenangan.
2. ALIHKAN PERHATIAN Kalimat ini pasti udah sering kita denger dari jaman TK. Dulu, kalo kita lagi ngambek, guru biasanya langsung memindahkan perhatian dari satu aktivitas yang nggak kita disenangi ke aktivitas lainnya. Ups, ternyata trik ini masih jitu sampe sekarang, lho! Saat emosi naik, lalu kita melakukan sesuatu yang kita senangi (main game misalnya), tanpa terasa emosi akan menurun dengan sendirinya.
3. JANGAN TERIAK Teriak menunjukkan kita nggak bisa mengontrol diri. Dan, teriak akan memancing kita untuk bertindak lebih ekstrem lagi. Memaki-maki misalnya. Makanya, ditahan aja. OK
4. HINDARI SENTUHAN FISIK Kalo kita dalam kondisi emosi stabil, sentuhan fisik mungkin bisa mendatangkan perasaan seneng. Tapi kalo dalam kondisi kesel, sentuhan fisik bisa berubah jadi marah (bogem, melempar, dan kekerasan fisik lainnya). So, kalo rasanya tangan/kaki udah “GATEL” mending diajak jalan-jalan aja. Mondar-mandir di halaman rumah, ato pergi ke mal, atooo....
5. TANYA DIRI SENDIRI Ketika seseorang ato sesuatu bikin agan marah, coba tanya pada diri sendiri, "Apa perlu aku jadi suntuk sendiri dan buang-buang energi lebih banyak lagi buat ini?" Kalo jawaban, “TIDAK!”, berarti agan pinter. Tapi kalo jawaban, "Ya", kayaknya agan musti ngulang dari step pertama lagi deh...
MENDESAIN sendiri cincin pernikahan merupakan cara terbaik untuk mengekspresikan gaya personal Anda. Selain unik, cincin tersebut menjadi satu-satunya yang pernah ada.
Mencari ide Telusuri internet untuk mencari foto-foto cincin pernikahan. Simpan foto-foto yang Anda sukai pada folder khusus di komputer. Saat tiba waktunya mendesain cincin, Anda bisa mengombinasikan detail-detail yang diinginkan, seperti bentuk batu permata pada satu cincin dan pola lingkaran pada cincin lainnya.
Memilih logam Logam yang paling populer digunakan untuk membuat cincin tentu saja emas, emas putih, platina, dan perak. Pilih elemen yang memungkinkan Anda melakukan penyesuaian seperti emas atau platina. Sebab, jari Anda kemungkinan akan mengalami perubahan ukuran seiring bertambahnya usia. Sementara itu, material seperti titanium dan kayu sulit diubah ukurannya. Pertimbangkan pula pro dan kontra masing-masing logam. Misalnya, perak mungkin akan rusak sejalan dengan waktu, sedangkan platina tidak. Namun, platina jauh lebih mahal daripada perak.
Memilih batuan Tentukan apakah Anda menginginkan cincin bertatahkan batuan. Jika iya, Anda perlu memilih ukuran dan bentuk dari batu pertama tersebut. Tidak perlu memasang batu permata di seluruh permukaan cincin, karena hal itu berujung pada biaya yang lebih mahal. Lagi pula, Anda hanya akan dapat melihat sepertiga dari cincin ketika mengenakannya di jari.
Ukiran Pertimbangkan untuk mengukir tanggal pernikahan, inisial pasangan Anda, atau beberapa pesan kecil di dalam lingkaran cincin. Langkah ini merupakan cara yang bagus untuk mempersonalisasi cincin pernikahan Anda.
Ahli perhiasan Cari ahli perhiasan baik yang dapat diandalkan untuk membuat cincin yang Anda inginkan. Minta mereka memperlihatkan foto-foto cincin pesanan yang pernah mereka buat. Berterus teranglah tentang anggaran Anda, dan pastikan untuk meminta referensi dari mereka. Pilih ahli perhiasan dengan siapa Anda dapat berkomunikasi dengan baik.
Konflik jelang pernikahan merupakan hal yang umum. Salah satu yang sering terjadi adalah konflik dengan calon ibu mertua. Bagaimana mengatasinya?
Persiapan pernikahan memang penuh dengan kebahagiaan maupun tantangan. Penyatuan dua keluarga dalam ikatan pernikahan kerap menimbulkan konflik. Hal ini biasanya disebabkan karena adanya perbedaan 'kebudayaan' atau kebiasaan.
Jangan sampai konflik antara calon mertua dengan Anda berlarut-larut. Apalagi sampai menganggu hubungan Anda dengan pasangan. Demi lancarnya hari pernikahan, coba ikuti beberapa tips ini untuk berdamai dengan calon ibu mertua.
Persiapan Mental Persiapkanlah diri dari awal kalau memang ada kemungkinan konflik dengan calon ibu mertua. Usahakanlah untuk mengalihkan pikiran dari hal-hal negatif ke hal positif. Misalnya seberapa baiknya calon suami anda dan membayangkan hidup yang menyenangkan berdua dengan pasangan Anda. Usahakan juga sebisa mungkin menganggap segala 'campur tangannya' yang tidak menyenangkan adalah bentuk dari perhatian.
Berbagi dengan Pasangan Pernikahan adalah acara besar Anda berdua. Pastikan Anda tak menanggung semua beban permasalahan sendiri. Ceritakanlah kepada pasangan masalah yang Anda hadapi. Kemungkinan besar pasangan Anda juga bisa lebih mengerti kebiasaan dan sifat orang tuanya. Jangan terjebak menjadi calon pengantin wanita yang harus menghadapi segalanya sendiri. Pasangan Anda juga sudah cukup dewasa untuk mengatasi konflik atau perbedaan pendapat dengan orang tuanya.
Akrabkan Diri dengan calon Mertua Banyak sebab calon mertua bisa cukup 'rewel' dalam persiapan pernikahan Anda. Ada yang memang memiliki sifat perfeksionis ada juga yang secara psikologis sebenarnya berat merasa kehilangan sang anak. Coba dekatkan diri dengan calon mertua Anda. Sempatkan waktu untuk makan malam dengan calon mertua berdua saja. Cari tahu apa yang ada dalam pikirannya. Tanya juga apa harapannya atau keinginannya dalam pesta pernikahan Anda. Sikap Anda yang tenang dan mendengarkan bisa membuatnya melunak. Yakinkan juga kalau Anda bukan ingin 'merebut' anak laki-lakinya dan hubungan Anda beserta pasangan akan tetap terjalin usai pesta pernikahan.
Jika ada hari ibu atau ulang tahun sang calon ibu mertua terjadi pada saat persiapan pernikahan, tak ada salahnya beri perhatian. Kado kecil, bunga, atau ucapan yang tulus bisa membantu membuat hatinya senang dan tetap merasa diperhatikan.
Akomodir Keinginannya Keinginannya mungkin banyak yang menyulitkan atau tak masuk akal, tapi jika memang ada yang memungkinkan tak ada salahnya dituruti. Misalnya jika ia meminta 50 undangan tambahan di saat-saat terakhir, jangan langsung menolaknya. Hitung kembali budget dan kemungkinannya, mengabulkan setidaknya 15-20 undangan tambahan sepertinya sudah cukup untuk membuatnya tenang. Tapi kalau memang mungkin mengabulkan semuanya, tak ada salahnya juga dilakukan. Beri pengertian kepada calon mertua kalau Anda ingin tamu-tamu tetap nyaman di pesta pernikahan sehingga jumlahnya harus terkontrol.
Tapi, bukan berarti semua keinginannya harus dikabulkan. Jika memang benar-benar tidak memungkinkan, beri pengertian dengan alasan yang dapat dipahami. Minta juga bantuan pasangan untuk bernegosiasi dengan orang tuanya.
Minta Bantuan Ibu Seringkali para orang tua berkordinasi untuk mempersiapkan pernikahan anak-anaknya. Jika memang memungkinkan, minta bantuan ibu atau orang tua Anda untuk mengalihkan perhatiannya ke hal lain atau berbicara dengannya baik-baik.
Tips: Jangan lampiaskan rasa frustrasi Anda kepada pasangan. Konflik yang terjadi bukan sepenuhnya salah mereka. Ciptakan suasana yang kondusif, sehingga pasangan malah bisa membantu Anda bukannya menjadi berbalik dan malas berurusan.
Hand bouquet yang digenggam pengantin wanita dan boutonniere yang tersemat di jas pengantin pria, salah satu unsur yang menyempurnakan kedua mempelai. Berikut ini tips untuk memilih hand bouquet dan boutonniere.
Dalam memilih hand bouquet dan boutonniere, ada pasangan yang memilihnya sesuai dengan konsep warna pada pesta, ada yang memilihnya karena bunga-bunganya adalah bunga-bunga favorit, bahkan ada yang memilihnya karena seadanya saja. Semua alasan itu sah-sah saja. Dalam sebuah acara talkshow, bouquet specialist Andy Djati Utomo S.Sn AIFD, CFD dari Exquisite Bridal Bouquet Specialist memaparkan sedikit tips untuk menentukan kesuksesan pemilihan hand bouquet dan boutonniere untuk pesta pernikahan Anda:
- Boutonniere yang disematkan di jas pengantin pria dapat disesuaikan dengan pemilihan bunga yang digunakan untuk hand bouquet. Boutonniere selalu disematkan di dada sebelah kiri pada jas. Kenapa? Alasan yang diberikan sungguh sederhana, yaitu karena love comes from deep down the heart dan jantung berada di dada sebelah kiri.
- Pada jas pengantin sudah terdapat tempat untuk menyematkannya berupa kantung kecil. Sebagai pengaman, digunakan pin untuk menjaganya tetap tersemat dengan baik. Pin ini juga berguna apabila pada jas pengantin tidak terdapat kantung khusus untuk boutonniere.
- Pada pengantin pria, boutonniere akan lebih baik bila disiapkan beberapa untuk upacara pernikahan dan pesta pernikahan. Hal ini untuk menghindari tampilan boutonniere yang rusak akibat pergesekan yang disebabkan adanya tamu yang memberikan ucapan dengan cara memeluk.
- Beralih ke hand bouquet, kini tersedia berbagai macam hand bouquet dalam beragam ukuran. Ukuran diameter bunga ditentukan dengan jenis gaun yang dipilih pengantin. Semakin lebar rok yang digunakan, diameter bunga pun dapat diperbesar.
- Selain digenggam atau disandarkan pada lengan (arm bouquet), kini ada juga hand bouquet yang hanya digantung di pergelangan tangan. Selain mudah dibawa, pengantin wanita pun tidak perlu repot bila menjalankan prosesi pernikahan atau menerima ucapan selamat dari para tamu.
- Arm bouquet hingga kini masih banyak dipilih pengantin wanita karena berat flower bouquet tertumpu pada lengan hingga tidak menyebabkan tangan cepat lelah.
- Untuk warna, dengan gaun yang berwarna putih semua warna bunga dapat dipilih. Tetapi, untuk gaun berwarna broken white, sebaiknya dihindari warna putih pada bunga, karena warna gaun akan terkesan lebih suram bila dibandingan warna bunga.